Staycation berasal dari kata stay dan vacation. Stay berarti tinggal atau tetap, sedangkan vacation berarti liburan atau berlibur. Bila digabungkan, staycation berarti berlibur dengan cara tinggal atau menetap di suatu tempat. Sesuai namanya, konsep liburan ini memang tidak banyak menghabiskan waktu untuk jalan-jalan ke luar. Kalau pun keluar, biasanya hanya ke tempat wisata yang dekat dengan tempat yang ditinggali.

Kata staycation muncul pertama kali pada sebuah artikel terbitan Washington Post edisi Agustus 2005. Sumber lain menyebutkan bahwa kata ini muncul dari seorang penulis acara komedi televisi Kanada, Corner Gas, pada Oktober 2005. Meski begitu, staycation populer pada tahun 2007-2010 ketika negara Amerika Serikat mengalami krisis ekonomi. Kondisi keuangan yang tidak mendukung untuk berlibur ke luar negeri, membuat rakyatnya berpikir untuk melakukan ‘liburan’ dengan cara hemat, yaitu staycation.

Staycation dilakukan dengan menikmati liburan di rumah. Ada juga yang menginap di hotel sambil menikmati segala fasilitas yang ada sambil sesekali berkunjung ke museum, taman terdekat atau festival lokal. Liburan cara ini cocok untuk siapapun yang butuh hiburan cara murah nan ekonomis.

Sesuai dengan kondisi penyebaran virus corona yang masif ini, anggap lah stay at home vacation ini sebagai acara ‘liburan’. Hanya saja, lokasinya di rumah. Staycation di rumah punya banyak kelebihan lho! Berikut nilai lebih dari staycation:

  • Terhindar dari perjalanan panjang yang melelahkan. Tentu saja! Siapa yang tak lelah ketika harus duduk, menunggu lama, belum lagi jetlag, dan lain sebagainya. Stress dong!
  • Tak perlu berkemas. Ngapain juga repot-repot menata pakaian dan segala keperluan mandi, beauty care, make up dan keperluan lain ke dalam tas. Paspor, dompet, KTP? Ya enggak perlu lah!
  • Ekonomis. Cocok ini! Di saat kondisi sedang ‘prihatin’ seperti ini, alangkah baiknya berhemat dulu dengan tidak perlu mengeluarkan ongkos ini itu yang biasanya diperlukan ketika liburan jauh seperti uang transport, dan keperluan lain. Persiapan paling krusial dari liburan di rumah adalah makanan. Sisanya bisa dikreasikan sendiri sesuai budget dan kondisi penghuni rumah.
  • Solitude. Keheningan. Ketenangan. Temukan ‘jawaban’ dalam diam. Istirahatkan jiwa sejenak. Kondisi bumi yang ‘dipaksa hening’ seperti saat-saat ini tak selalu bisa terjadi karena virus corona baru tidak menyerang setiap saat. Cara menikmatinya? Bisa dengan mendengarkan musik, baca buku, baca kitab atau sesi curhat keluarga. Ada ide lain?

Written by

Lisa Ningtyas

just an introvert with the head in the clouds